CorelDRAW September 2026: Text-to-Vector AI Resmi Diluncurkan, Gratis Coba Sampai 22 September!
CorelDRAW Graphics Suite merilis update September 2026 dengan fitur Text-to-Vector AI yang mengubah prompt teks jadi vektor editable. Ada AI Unlock Week gratis sampai 22 September, plus diskon 10% dengan kode COREL10.

Coba bayangkan begini: kamu lagi bikin desain logo untuk klien, tapi ide visual di kepalamu cuma sebatas konsep abstrak. Biasanya, kamu butuh waktu berjam-jam untuk sketsa manual atau cari referensi stock yang belum tentu cocok. Sekarang, cukup ketik "harimau minimalis dengan palet emas", dan CorelDRAW mengubah teks itu jadi vektor yang bisa langsung kamu edit. Itu bukan konsep futuristik, itu fitur baru yang resmi diluncurkan minggu ini.
CorelDRAW Graphics Suite merilis update September 2026 dengan fitur unggulan Text-to-Vector AI. Ini bukan sekadar fitur tambahan kecil, melainkan pergeseran besar dalam cara desainer profesional bekerja. Buat kamu yang sudah lama pakai CorelDRAW, ini mungkin momen yang cukup signifikan untuk dinanti-nantikan.
Text-to-Vector AI: Dari Prompt ke Vektor dalam Hitungan Detik
Fitur utama dari update ini adalah Text-to-Vector AI. Kamu cukup menulis deskripsi teks, dan AI akan menghasilkan grafik vektor yang bisa langsung diedit. Hasilnya berupa objek vektor penuh, bukan raster yang cuma bagus dilihat dari jauh. Artinya, kamu bisa mengubah warna, mengedit path, dan menyesuaikan setiap elemen sesuai kebutuhan proyek. Ada beberapa style yang tersedia, termasuk Line Art, Comic Book, Icon, dan beberapa lainnya.
Yang menarik dari sisi teknis, hasil generasi AI ini otomatis menyesuaikan dengan color mode dokumenmu. Jadi kalau kamu bekerja di CMYK untuk percetakan, hasil vektor yang di-generate juga akan mengikuti CMYK. Fitur ini bisa diakses melalui AI Generate docker atau inspector di dalam CorelDRAW. Prakash Channagiri, Senior Director of Product Management di CorelDRAW, menyebut fitur ini sebagai "game changer" untuk pelanggan dan evolusi produk mereka.
Dari sudut pandangku sebagai desainer, ini sangat menarik untuk kasus seperti pembuatan ikon kustom, elemen dekoratif untuk branding, atau ilustrasi cepat untuk proposal desain. Kamu tidak perlu lagi memulai dari nol setiap kali klien minta variasi konsep. Cukup ubah promptnya, dan AI memberikan alternatif baru yang siap kamu refined.
PowerTRACE yang Lebih Cepat dan Pintar
Selain Text-to-Vector AI, CorelDRAW juga memperbarui fitur PowerTRACE yang sudah lama jadi andalan. Versi terbaru ini mengklaim kecepatan hingga 4 kali lebih cepat untuk konversi bitmap ke vektor. Kalau kamu sering trace logo dari gambar atau scan tangan, peningkatan kecepatan ini jelas terasa. Proses yang sebelumnya agak bikin ngantuk sekarang bisa selesai jauh lebih cepat.
Yang lebih signifikan adalah penambahan AI-powered background removal di PowerTRACE. Sebelumnya, kamu harus ekstra hati-hati memisahkan objek dari background sebelum trace. Sekarang, AI membantu menghapus background secara otomatis dengan hasil yang lebih rapi. Struktur objek dan penanganan warna juga ditingkatkan, jadi hasil trace lebih bersih dan lebih dekat dengan aslinya.
Buat kamu yang bekerja di bidang signage atau apparel, perubahan ini sangat relevan. Banyak dari kita yang masih menerima file bitmap dari klien, entah itu foto logo lama atau sketsa yang discan. PowerTRACE yang lebih cepat dan akurat berarti waktu yang dihemat untuk setiap proyek. Kalau dikalikan dengan jumlah proyek per bulan, waktu yang tersisa bisa dialihkan untuk hal lain yang lebih produktif.
CorelDRAW Web: Font Custom dan Export DWG/DXF
CorelDRAW juga memperluas kemampuan versi webnya. Kini, kamu bisa mengunggah font kustom, font brand, dan font sistem langsung ke CorelDRAW Web. Ini jawaban atas salah satu keluhan paling umum dari desainer yang bekerja secara remote atau kolaboratif. Selama ini, banyak yang enggan pakai versi web karena keterbatasan font.
Selain itu, dukungan export DWG dan DXF kini tersedia di versi web. Bagi desainer yang bekerja sama dengan tim arsitektur atau engineering, ini membuka peluang kolaborasi yang sebelumnya harus pakai software desktop. Kamu bisa mendesain di browser lalu langsung export format yang dibutuhkan tanpa harus pindah ke aplikasi lain.
Secara pribadi, aku melihat ini sebagai langkah yang cukup berani dari CorelDRAW. Mereka jelas tidak ingin ketinggalan di era cloud-based design tools. Figma sudah mendominasi kolaborasi UI, Canva sudah jadi raja untuk non-desainer. CorelDRAW Web dengan font custom dan export teknis ini mencoba mengisi celah yang belum sepenuhnya diambil alih kompetitor.
AI Unlock Week: Gratis Coba Semua Fitur AI Mulai 15 September
Ini bagian yang paling menarik buat kamu yang belum pernah pakai fitur AI di CorelDRAW. Mulai 15 September hingga 22 September 2026, CorelDRAW mengadakan AI Unlock Week. Selama periode itu, semua pelanggan, baik yang sudah berlangganan maupun yang pakai trial, bisa menggunakan fitur AI vector generation secara gratis dan tanpa batas. Model yang digunakan adalah Vector Craft dan Vector Master.
Ini kesempatan yang bagus untuk mengevaluasi apakah fitur AI ini benar-benar berguna untuk workflowmu. Kamu bisa mencoba berbagai prompt, berbagai style, dan melihat apakah hasilnya cukup memadai untuk dipakai di proyek nyata. Daripada hanya baca review, lebih baik langsung rasakan sendiri. Tidak ada komitmen, tidak perlu bayar.
Bagi yang sudah tertarik setelah mencoba, ada diskon 10% dengan kode COREL10 yang berlaku hingga 15 Oktober 2026. Subscription tahunan CorelDRAW Graphics Suite dijual seharga $269 per tahun, atau $549 untuk pembelian one-time. Kamu juga bisa mulai dengan free trial 15 hari tanpa kartu kredit, yang sudah termasuk 200 AI credits.
Posisi CorelDRAW di Tengah Persaingan AI Design Tools
Harus diakui, CorelDRAW bukan yang pertama masuk ke ranah AI di desain vektor. Adobe Illustrator sudah punya fitur generative AI yang lebih matang karena sudah lebih lama dikembangkan dan diintegrasikan ke ekosistem Creative Cloud. Figma juga sudah mulai bereksperimen dengan fitur AI yang terintegrasi dengan prototyping workflow.
Namun, langkah CorelDRAW ini menunjukkan mereka serius untuk mengejar ketertinggalan. Filosofi "Artist Intelligence" yang mereka usung menarik karena fokusnya bukan menggantikan desainer, tapi mempercepat tugas-tugas repetitive. Pernyataan resmi dari tim produk CorelDRAW menekankan bahwa AI hadir untuk mempercepat pekerjaan, bukan menggantikan peran desainer. Bagiku, ini pendekatan yang lebih realistis dan jujur dibanding klaim beberapa kompetitor yang seolah-olah AI bisa sepenuhnya menggantikan kreativitas manusia.
Untuk desainer Indonesia yang biasanya lebih familiar dengan CorelDRAW (terutama di industri percetakan dan signage), update ini memperkuat alasan untuk tetap setia di ekosistem Corel. Kamu tidak harus migrasi ke Illustrator atau belajar Figma dari nol hanya untuk fitur AI. CorelDRAW menawarkan jalur yang lebih mulus: tetap pakai tools yang sudah dikuasai, tapi dengan AI sebagai asisten tambahan.
Update untuk CorelDRAW Go dan Technical Suite
Selain seri utama, update September 2026 juga mencakup CorelDRAW Go dan CorelDRAW Technical Suite. CorelDRAW Go adalah versi yang lebih ringan dan terjangkau, cocok untuk desainer independen atau bisnis kecil yang tidak membutuhkan fitur lengkap. Technical Suite, di sisi lain, ditujukan untuk dokumentasi teknis dan ilustrasi perspektif yang digunakan di bidang manufaktur dan rekayasa.
Pembaruan ini menunjukkan bahwa CorelDRAW tidak hanya fokus pada segmen premium. Mereka memahami bahwa pengguna di berbagai level memiliki kebutuhan yang berbeda. Desainer lepas yang cuma butuh tools dasar untuk order kaos atau banner berbeda dengan engineer yang butuh dokumentasi teknis presisi tinggi. Dengan memperbarui ketiga lini produk sekaligus, CorelDRAW memastikan semua pengguna mendapat manfaat dari peningkatan AI dan performa terbaru.
Bagi kamu yang sebelumnya pakai CorelDRAW Go karena budget terbatas, ini waktu yang tepat untuk mengecek apakah versi Go sekarang sudah memadai untuk kebutuhanmu. Terkadang, upgrade ke versi yang lebih mahal tidak perlu kalau versi ringan sudah cukup.
Langkah Konkret yang Bisa Kamu Ambil Sekarang
Jika kamu penasaran dengan fitur ini, mulai dari langkah sederhana. Buka coreldraw.com, daftar free trial 15 hari, dan manfaatkan AI Unlock Week yang sedang berlangsung sampai 22 September 2026. Coba generate beberapa vektor dari prompt yang berbeda-beda. Lihat apakah hasilnya bisa kamu integrasikan ke workflow yang sekarang.
Jika kamu sudah yakin, gunakan kode COREL10 untuk diskon 10% hingga 15 Oktober 2026. Harga subscription $269 per tahun atau one-time purchase $549. Bandingkan dengan langganan Adobe Creative Cloud yang bisa mencapai lebih dari $600 per tahun untuk paket lengkap. Untuk desainer yang mayoritas waktu hanya pakai vektor, CorelDRAW mungkin tetap opsi yang lebih hemat secara finansial.
Yang paling penting, jangan terjebak dalam FOMO teknologi AI. Fitur Text-to-Vector AI ini hebat sebagai starting point, tapi tetap keterampilan desainmu yang menentukan kualitas akhir hasilnya. AI bisa membantu mempercepat, tapi taste, komposisi, dan pemahaman terhadap brief klien tetap di tanganmu. Manfaatkan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti.
Sumber: https://www.prnewswire.com/news-releases/ai-powered-graphic-design-software-2026-coreldraw-announces-september-update-including-ai-text-to-vector-generation-powered-by-artist-intelligence--better-business-advice-302879260.html https://digitaloutput.net/ai-vector-graphics-tools-power-creative-workflows-in-coreldraw-graphics-suite-2026/ https://www.coreldraw.com/en/learn/webinars/whats-new-september-2026/
Post By Team Bywira.comShare this article
Related Articles
CapCut World 2026: Dari Editor Video Ringan Jadi Platform Kreasi AI All-in-One dengan 660 Juta Pengguna
CapCut World 2026 di Singapura dan AI Content Fest di Jakarta menunjukkan CapCut bukan lagi sekadar editor video. Dengan 85 fitur AI, Skills, Edit Pilot, dan 660 juta pengguna, platform ini siap bersaing di level profesional.
AI Flyer Gratis Tapi Bikin Pelanggan Kabur, Kok Bisa?
Bisnis kecil berlomba pakai AI buat bikin flyer gratis, tapi hasilnya malah bikin pelanggan kabur. Kenapa desain AI selalu generik dan apa peluang buat desainer Indonesia?

Adobe After Effects 26.5 Resmi Rilis: Ada AI Assistant yang Bisa Bikin Kamu Ngobrol sama After Effects
Adobe After Effects 26.5 dirilis 9 September 2026 dengan fitur guides baru, Object Matte yang lebih kencang, dan AI Assistant yang bisa ngobrol pakai bahasa biasa.