Shutterstock Jual Data ke AI, Bisnis Lisensi Naik 16 Persen di 2025
Shutterstock jual data ke OpenAI dan Meta buat training AI, divisi data licensing tumbuh 16 persen di 2025. Ini dampaknya buat contributor microstock.

Lima tahun sudah berlalu sejak DALL-E pertama kali bikin industri foto stok panik. Eh, ternyata Shutterstock malah nemu jalur cuan baru dari situ: jual data ke perusahaan AI. Bukan cuma lisensi gambar biasa, tapi kontrak khusus buat melatih model AI. Dan angka terbarunya bikin contributor harus melirik dua kali.
Ceritanya begini. Waktu AI generatif meledak, dua raksasa foto stok milih jalan yang beda banget. Getty Images milih jalur hukum, menggugat Stability AI sambil bikin produk AI sendiri. Shutterstock sebaliknya, milih tanda tangan kontrak lisensi data sama OpenAI, Meta, dan sederet perusahaan lain. Strategi ini sekarang jadi salah satu penopang bisnis mereka.
Bisnis Data Shutterstock Naik 16 Persen di 2025
Di laporan keuangan full year 2025, revenue Shutterstock tembus USD 989,9 juta, naik 6 persen dibanding tahun sebelumnya. Yang menarik, divisi Data, Distribution, and Services tumbuh 16 persen, jauh di atas bisnis inti konten yang justru lagi melemah. Di kuartal keempat 2025, revenue malah turun 12 persen ke USD 220,2 juta dan mereka catat rugi bersih USD 16 juta, sebagian besar karena biaya merger sama Getty Images yang sampai USD 34,9 juta.
Jadi kelihatan polanya: bisnis foto stok konvensional makin berat, tapi bisnis data buat AI makin moncer. Shutterstock jelas nggak mau ketinggalan kereta.

Dua Jalur Lisensi Data AI: Training dan Inference
Daniel Mandell, Senior Vice President Data Licensing and AI di Shutterstock, bilang strategi mereka sekarang dua arah. Pertama, data dipakai buat model training. Kedua, buat keperluan inference, yaitu saat model AI yang sudah jadi dipakai bikin konten baru. Jadi data yang sama bisa menghasilkan uang berkali-kali.
Di awal tahun ini, Shutterstock juga ngekspansi katalog datanya buat melatih model generatif. Sekarang mereka nyediain template, font, video long-form, metadata premium, sampai imagery khusus podcast dan sains. Kliennya bukan kaleng-kaleng: OpenAI, Black Forest Labs, Runway, dan ElevenLabs.
Mandell sempat bilang gini: model AI itu nggak statis, harus terus dilatih dan disempurnakan. Aliran data segar yang berkualitas dan bersih hak ciptanya sekarang sepenting daya komputasi. Nah, di sinilah peran konten contributor.

Artinya Apa buat Contributor Microstock?
Pertama, karya kamu sekarang punya dua fungsi. Selain dijual ke pembeli, foto dan video kamu bisa masuk ke dataset training AI. Ini bukan kabar buruk, tapi kamu harus paham cara kerjanya biar nggak salah strategi.
Kedua, tren konten berbasis performa. Mandell ngasih contoh lucu: pembeli nggak mau lagi punya 55.000 foto cardinals dan sarang burung yang mirip-mirip. Mereka cari konten yang perform-nya terbukti dan relevan buat audiens tertentu. Artinya, riset keyword dan niche tetap penting, bahkan makin penting.
Ketiga, pendekatan hybrid. AI bikin pembeli bisa bikin banyak variasi konten dengan cepat, tapi nilai foto stok asli nggak hilang. Justru kombinasi keduanya yang lagi dicari pasar.
Yang Bisa Kamu Lakukan Sekarang
Kalau kamu contributor Shutterstock, Adobe Stock, atau platform lain, ada beberapa hal yang bisa dicoba. Fokus ke format yang lagi dilirik buat training AI, kayak video, template, font, dan footage spesifik. Perbaiki metadata dan keyword, karena data bersih dan terstruktur itu yang paling berharga buat perusahaan AI. Dan jangan lupa baca terus kebijakan AI tiap platform, karena aturannya beda-beda dan gampang berubah.
Yang pasti, peta industri microstock lagi bergeser. Contributor yang bisa baca arah angin dan adaptasi cepat yang bakal bertahan, bukan yang paling banyak upload.
Baca juga: AI Business: Shutterstock Embraces AI Image Licensing Deals, The Globe and Mail: Shutterstock Posts Record 2025 Results, Yahoo Finance: Shutterstock Expands Licensed Training Datasets
Post By Team Bywira.com
Share this article
Related Articles
Canva Turun Valuasi $10 Miliar: Biaya AI Jauh Lebih Mahal dari yang Kamu Bayar
Canva turun valuasi $10 miliar - biaya AI inference jauh melebihi bayaran pengguna. Apa artinya buat freelancer dan kontributor microstock?
Shutterstock Konten Premium Sekarang Langsung Tersedia di Claude AI
Shutterstock resmi hadirkan connector di Claude AI, memungkinkan akses ratusan juta aset premium langsung dari obrolan AI.
Shutterstock Rugi USD 155,9 Juta di Q2 2026: Tanda Bahaya buat Contributor Microstock?
Shutterstock catat rugi USD 155,9 juta di Q2 2026, revenue turun 17 persen. Apa artinya buat contributor microstock dan strategi jual foto?